Minggu, 07 Agustus 2011

Trend (marketing) 2011 Menurut Trend Hunter

Berikut ini trend 2011 (lihat videonya di bawah tulisan ini):

20) Pemasar beralih dari papan iklan (billboard) ke proyeksi gambar video promosi atau iklan ke dinding. Cara yang murah ini menarik perhatian dan menyebar luaskan beritanya secara cepat (viral).

19) Toko pengecer yang interaktif untuk membedakan dengan pesaing di era tumbuhnya media sosial yang membuat masyarakat makin cerdas. Cara ini membuat pengalaman berbelanja yang positif dan membuat loyalitas customer makin tinggi.

18) Mendapatkan sumbangan dengan cara yang aneh-aneh. Cara yang diluar kebiasaan ini akan lebih menarik perhatian dan membuat beritanya cepat tersebar (viral marketing).

17) Peralatan /gadget teknologi bentuknya dirancang semakin bergaya dan semakin cocok dengan gaya berpakaian (fashionable) yang ada.

16) Makin banyak merek atau ikon dari masa lalu yang dibangkitkan kembali atas keinginan customer. Merek dan icon itu diperbaiki dan diperbaharui untuk memenuhi selera masa kini.

15) Perusahaan dengan merek yang mapan memuaskan customernya dengan melayani permintaan pakaian dengan gaya saat itu (real). Gaya jalanan (street style) ini diperkuat oleh pencarian gaya berpakain yang unik dan gaya pop yg dipromosikan para top blogger fashion.

14) Perusahaan besar bekerja sama dengan perusahaan media sosial sebagai perantara agar dapat memberikan hadiah atau penghargaan kepada customer secara langsung (real time).

13) Dalam hal desain, customer masih menyukai bentuk2 yang sederhana seperti minimalis dan terakhir ini ada lah bentuk kubus yang sederhana

12) Pembeli semakin memilih-milih produk. Produk dengan merek terkenal agak dikesampingkan dengan pertimbangan dana yg tersedia dan juga untuk pilihan yang lebih personal.

11) Pencetakan 3 dimensi semakin banyak digunakan untuk menghasilkan produk secara cepat dan buru-buru. Produk yang dihasilkan tidak hanya produk contoh (prototype) tetapi produk yang siap jual.

10) Meningkatnya lukisan aliran Hyperrealisme. Menanggapi kesempurnaan penggunaan photoshop, para pelukis aliran ini menggunakan keahlian tangannya untuk menciptakan kesempurnaan lukisan yang seperti foto dan bahkan menambah2kan detil yang tidak terdapat pada kenyataan atau tidak mungkin terlihat oleh mata.

9) Semakin banyak buku cerita untuk anak-anak atau game yang memanfaatkan kemajuan teknologi seperti layar sentuh sehingga memungkinkan anak-anak memiliki pengalaman interaktif yang berbeda dengan era orang tuanya yang hanya mengandalkan buku bacaan biasa.

8) Penjualan demokratis di mana calon pembeli memberikan suaranya untuk produk-produk dengan menggunakan 'like' facebook dan tweet sehingga bisa menentukan apa yang seharusnya dijual di toko.

7) Pengaruh budaya pemusik rock yang cenderung memberontak dalam hal fashion dan desain produk.

6) Produk-produk untuk anak-anak yang makin canggih seperti bahan baju yang ramah lingkungan atau desain ruangan anak yg minimalis. Tentu saja yang menjadi sasaran atau digugah pemasar adalah emosi orang tua si anak yang memiliki uangnya.

5) Pemasaran produk-produk mewah terus berlanjut meskipun keadaan ekonomi mengalami kemunduran karena pasarnya yang sempit (niche) memang masih ada dan terus berkembang.

4) Munculnya kembali mode atau bahan pakain dari generasi yang lebih tua dengan mengolahnya kembali agar lebih terlihat modern. Gaya ini termasuk gaya anti-fashion.

3) Produk-produk baru di desain ulang untuk memenuhi selera penampilan atau estetika lama yang masih bertahan.

2) Semakin banyak perusahaan menggunakan media sosial seperti twitter untuk mendapatkan customer. Keahlian dibidang penanganan sosial media akan semakin dibutuhkan.

1) Pemasaran semakin membutuhkan kreatifitas dan pengalaman interaksi yg menyenangkan bagi customer untuk membedakan dirinya dengan pesaing dengan target pasar yang makin spesifik.

Untuk selengkapnya simak video berikut: